IDEN

Menguatkan Inovasi Teknologi untuk Budidaya Sawit Berkelanjutan



SPOS Indonesia bersama Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menggelar pelatihan “Teknik Budidaya dan Pengembangan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Kelapa Sawit” di Medan, Sumatera Utara, pada 9–14 Maret 2020. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KEHATI melalui SPOS Indonesia untuk memperkuat kapasitas teknis petani sawit swadaya dan pemangku kepentingan di tingkat lokal. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari mitra program, perangkat desa, dan pekebun swadaya dari berbagai lokasi implementasi SPOS Indonesia.

Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari Best Management Practices (BMP) sebagai standar praktik terbaik pengelolaan kebun sawit berkelanjutan. Selain itu, mereka juga dikenalkan pada berbagai inovasi pemanfaatan limbah kelapa sawit yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan ramah lingkungan, seperti produksi gula merah dari nira sawit, pembuatan briket dari tandan kosong, serta penerapan konsep Integrasi Sapi Sawit dan Energi (ISSE) di lahan perkebunan. Melalui sesi praktik dan diskusi, peserta dilatih untuk memahami penerapan teknologi ini secara aplikatif di kebun masing-masing.

KEHATI melalui SPOS Indonesia mendorong agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini diterapkan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan masyarakat desa, sekaligus memperkuat komitmen terhadap perlindungan alam dan energi terbarukan. Pemanfaatan limbah sawit sebagai sumber energi alternatif diharapkan dapat mengurangi emisi dan ketergantungan terhadap sumber daya fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar perkebunan. Dengan pendekatan ini, SPOS Indonesia menegaskan perannya dalam membangun praktik sawit rakyat yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.